🖼️ Pemahaman Tinggi Terhadap Wawasan Nusantara Dapat Menghasilkan Sikap
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran faktual mengenai kontribusi tingkat pemahaman konsepsi wawasan nusantara terhadap sikap nasionalisme dan karakter kebangsaan mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode
Kesadaranberbangsa atau bernegara mempunyai hubungan atau keterkaitan dalam penerapan Wawasan Nusantara. seperti dalam kehidupan sehari-hari menumbuhkan kesadaran berbangsa dan bernegara yang lebih lanjut akan membentuk sikap bela negara pada setiap warga negara Indonesia.
. ArticlePDF AvailableAbstractTantangan dan ancaman yang dihadapi oleh bangsa Indonesia di zaman sekarang ini setidaknya harus dapat dihadapi dengan pemahaman mengenai wawasan nusantara yang memadai sehingga rasa nasionalisme dapat terwujud dengan baik. Pemahaman mengenai wawasan nusantara menjadi salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk membangun rasa dan sikap nasionalisme warga negara Indonesia sebagai dasar untuk menjaga persatuan Indonesia dan keutuhan NKRI. Tujuan ditulisnya artikel ini adalah untuk mengetahui bagaimana wawasan nusantara sebagai upaya membangun rasa dan sikap nasionalisme warga negara. Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur yang mengulas dan membahas artikel-artikel penelitian sebelumnya mengenai bagaimana wawasan nusantara diperlukan sebagai upaya untuk membangun rasa dan sikap nasionalisme setiap warga negara. Berdasarkan hasil pembahasan menunjukkan bahwa pemahaman wawasan nusantara mempunyai peran yang strategis dalam membangkitkan jiwa nasionalisme terhadap warga negara di tengah-tengah era globalisasi. Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for freeContent may be subject to copyright. 59 JGC X 2 2021 JURNAL GLOBAL CITIZEN JURNAL ILMIAH KAJIAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Diterima 14-07-2021, Disetujui 23-09-2021, Dipublikasikan 1-12-2021 WAWASAN NUSANTARA SEBAGAI UPAYA MEMBANGUN RASA DAN SIKAP NASIONALISME WARGA NEGARA SEBUAH TINJAUAN LITERATUR Lilis Dewi Ratih, Fatma Ulfatun Najicha Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Email Lilisdewiratih123 Fatmanajicha_law ABSTRAK Tantangan dan ancaman yang dihadapi oleh bangsa Indonesia di zaman sekarang ini setidaknya harus dapat dihadapi dengan pemahaman mengenai wawasan nusantara yang memadai sehingga rasa nasionalisme dapat terwujud dengan baik. Pemahaman mengenai wawasan nusantara menjadi salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk membangun rasa dan sikap nasionalisme warga negara Indonesia sebagai dasar untuk menjaga persatuan Indonesia dan keutuhan NKRI. Tujuan ditulisnya artikel ini adalah untuk mengetahui bagaimana wawasan nusantara sebagai upaya membangun rasa dan sikap nasionalisme warga negara. Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur yang mengulas dan membahas artikel-artikel penelitian sebelumnya mengenai bagaimana wawasan nusantara diperlukan sebagai upaya untuk membangun rasa dan sikap nasionalisme setiap warga negara. Berdasarkan hasil pembahasan menunjukkan bahwa pemahaman wawasan nusantara mempunyai peran yang strategis dalam membangkitkan jiwa nasionalisme terhadap warga negara di tengah-tengah era globalisasi. Kata kunci wawasan kebangsaan, nasionalisme, warga negara ABSTRACT The challeges and threats faced by the Indonesian nation in this day and age must at least be faced with an adequate understanding of the archipelago so that a sense of nationalism can be realized properly. Understanding the archipelag insight is one of the efforts that can be done to build a sense and attitude of nationalism of Indonesian citizens as the basis for maintaining Indonesian unity and the integrity of the Unitary Republic of Indonesia. The purpose of writing this article is to find out how the insight of the archipelago as an effort to build a sense and attitude of citizens nationalis. This research is a literature study that reviews and discusses previous research articles on how insight into the archipelago is needed as an effort to build a sense and attitude of nationalism for every citizen. Based on the results of the discussion, it shows that understanding the archipelago has a strategis role in awakening the spirit of nationalism to citizens in the midst of the era of globalization. Keywords Archipelago insight, nationalism, citizen 60 PENDAHULUAN Di era dewasa ini yang sangat erat kaitannya dengan globalisasi dan juga banyak perubahan yang sangat dinamis di berbagai bidang kehidupan, bangsa Indonesia dihadapkan dengan berbagai persoalan dan tantangan yang hadir baik yang berasal dari internal maupun eksternal. Permasalahan yang ada secara internal diantaranya adalah semakin memudarnya pilar-pilar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang berhubungan dengan turunnya komitmen terhadap Xnilai-nilai dasar kehidupan dan norma-norma yang sudah lalu dijadikan sebagai pegangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Rendahnya komitmen tersebut salah satunya dapat terlihat dari semakin lemahnya XkewibawaanXhukum akibat rendahnya moralitas paraxpenegak hukum, meningkatnya angka kemiskinan, meningkatnya kriminalitas, meningkatnya potensi disintegrasi bangsa karena ikatan primodialismex etnis dan xkeagamaan yang menguat hingga degradasiXmoral dan karakterXdi kalangan anakxbangsa Abdulgani, 1995 yang semakin mengancamXkeutuhan dan kedaulatan NegaraxKesatuanxRepublikxIndonesia Tantangan dan ancaman yang datang dari bangsa luar pun tidak kalah dengan tantangan dan ancaman yang berasal dari bangsa sendiri, terutama dengan adanya tantangan globalisasi yang dapat menyebabkan semakin meluasnya sistem demokrasixliberal yang terjadi pada berbagaix sendi kehidupanxbaik di bidang ekonomi, politik, sosial-budaya, dan juga keamanan dan pertahanan yang dapat menghadirkan krisisXmulti-dimensional. Hampir seluruh ancaman danXtantangan telah menyebabkan ketegangan dan tarik menarik xkekuatan antara nilai-nilaixkearifan lokal denganXnilai-nilai Berdasarkan kenyataan yang terjadi seperti yang dinyatakan di atas, hal itu menjadiXXdasar pemikiran dari para akademisi untuk mengajakXrevitalisasi membangun karakter kebangsaan melalui suatu wadah pendidikan sebagai bagian dari upaya membina dan mengembangkan nilai-nilaixkebangsaan danxkarakter kebangsaan Puskur, 2010 Suyatno, 2009. Pada lingkupppendidikan tingkatXtinggi, telah ditetapkan UU RI No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi yangXsecara langsung menyebutkanXbahwaXkurikulum nasional setiap perguruan tinggi mewajibkan agar memuat mata kuliah Pancasila, Kewarganegaraan, Agama dan Bahasa Indonesia. Pendidikan Kewarganegaraan saat ini menjadi sangat penting di tengah kondisi kehidupan bangsa Indonesia tanpa bermaksud mengacuhkan urgensi tiga mata kuliahXwajib lainnya. Untuk dapat memenuhi tuntutan perkembangan zaman sekarang ini, perlu adanya pengembangan lebih lanjut mengenaiXsubstansiXkajian yang dapat memungkinkanx pelaksanaan perkuliahan PendidikanxKewarganegaran di perguruan tinggi berjalanXefektif dan sesuai dengan tujuan dan fungsinya sebagai sarana pembinaanXmahasiswaXsebagai generasi penerus bangsa yang sadar dan peduli denganMkeutuhan dan keberlangsungan kehidupan bangsaXdanXnegara Indonesia. Untuk mewujudkan tujuan ini, Kementerian PendidikanMdan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, 2013, dalam substansi materi Pendidikan Kewarganegaraan tetap mengadakan materi WawasanXnusantaraXsebagai salah satu topik yang diharapkan dapat memperkokoh kesadaran mahasiswa akan pentingnya persatuan IndonesiaxdanxkeutuhanxNKRI. Pemahaman mengenaiXwawasan nusantaraxmenjadixsalahxsatu upaya yang bisaxdilakukanxuntuk membangun rasa dan sikapXnasionalisme di kalangsaXbangsa IndonesiaXsebagaiXdasarXuntuk menjaga persatuan Indonesia dan keutuhan NKRI. Pemahaman wawasan nusantara dapat diberikan kepadaXwargaXnegara melalui berbagaixcara, salah satunya adalah melalui pendidikan. melalui pendidikan, pemahaman tentang wawasan nusantara dan sikap nasionalisme berusaha diwujudkan dan diimplementasikan. Upaya tersebut dimanifestasikan ke dalam tujuan pendidikan nasional. Hal ini terbukti dengan tujuanxpendidikan yang juga harus dilandasi denganxxjiwaxxPancasilaxxdan Undang-Undang Dasar yang 61 termuatXdixdalamUndang-Undang RI No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Bab 1 Ketentuan Umum Pasal 1 Ayat 2 yang berbunyi “Pendidikan nasional adalah pendidikan yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yang berakar pada nilai agama, kebudayaan nasional Indonesia dan siap terhadap tuntutan perubahan aman”. Selain itu, wawasan nusantara sebagai konsepsi juga dirumuskan sebagai salahX satu upaya dalam rangka menumbuhkan dan membentuk karakter kebangsaan generasi muda. Setiawan & Setiawan 2014 memaknai karakter sebagai caraxberpikir dan berperilaku yang unik tiapXindividu untuk hidup berkerja sama, baikx dalam lingkup keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. Individu yang berkarakter baik adalah individu yang dapat mengambil keputusan dan siap bertanggungjawab setiapxxakibat dari keputusan yang diambilnya. Melalui pendidikan formal, mahasiswa telah mengenalx Indonesia dengan konsepsi wawasan nusantaranya. Akan tetapi yang lebih penting dalam hal ini adalah bagaimana nilai-nilai nasionalisme dan semangat kebangsaan yang terkandung dalam konsepsi tersebut dapat menginternalisasi ke dalam jiwa setiap warga negara dan mengimplementasikan ke kehidupannya dalam jiwa dideskripsikan sebagaixsesuatu yang berharga menjadi landasan dalam menentukan perbuatanxbaik-buruk, benar-salah atau yang sering disebutXdengan moral Kirschenbaum, 1995. Terlebih pada eraXdewasaxini, wawasan nusantara sangat diperlukan dalam rangka menghadapi ancaman dan tantangan sebagai pengaruh dari adanya modernisasi dan globalisasi yang tidakXhanya memberikan pengaruh positif, tetapi juga memberi pengaruh yang negatif seperti individualisme, hedonisme, konsumerisme dan westernisasi yang dapat menyebabkan degradasi moral dan mengikis rasa nasionalisme. METODE Penelitiansinismerupakan penelitian studixxliteratur yang mengulas dan membahas artikel-artikel penelitian sebelumnya mengenai bagaimana Wawasan nusantara dapat membangun dan memperkokoh rasa nasionalisme warga negara. Artikel ini akan lebih berpusat untuk mendiskusikan hasil-hasil penelitian yang terdahulu terkait dengan upaya membangun rasa dan sikap nasionalisme setiap warga negara melalui pembelajaran Wawasan nusantara untuk mewujudkan warga negara yang mencintai tanah airnya dan nilai-nilai dan budaya yang ada di tanah air atau bangsa serta dengan sukarela menjaga persatuan Indonesia dan keutuhan NKRI. Adapun teknik pengumpulan datanya dengan menggunakan dokumentasi seperti berupa buku-buku atauxe-book dan artikel-artikelxyangxrelevan. HASIL Wawasan nusantara merupakan sudutxpandangxsuatuxbangsa mengenai diri danxlingkungannya yang dijabarkan dari dasarxfalsafah danxsejarah bangsa itu sesuaixxdengan kondisi keberadaanxdan kondisi geografi negaranya untuk mencapai tujuanxatauxcita-citaxnasionalnya. Berdasarkan Ketetapan MPR Tahun 1993 dan 1998 tentang GBHN menyatakan bahwa WawasanxxNusantaraXmerupakan wawasanXnasionalXyangXbersumber pada Pancasila dan berdasarkan UUD 1945 adalah caraXpandang dan sikapxbangsa Indonesia tentang dirixdan lingkungannya dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsaxsertaXkesatuanXwilayah dalam menyelenggarakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara untuk mencapai tujuansbangsa. Menurut M. Panggabean 1979 349xWawasanxNusantara adalah doktrin politik bangsa Indonesia untuk mempertahankan kelangsungan hidup Negara Republik Indonesia, yang didasarkan pada Pancasila dan UUD 1945 dengan memperhitungkan pengaruh geografi, ekonomi, demografi, teknologi dan kemungkinanxstrategikxyangxtersedia Dapat 62 dikatakan pulaXbahwaXWawasan Nusantara merupakan geopolitik Indonesia. Secara intern nilai yangXterkandung di dalam wawasan nusantara telah diintegrasikan ke dalam lima aspek diantaranya yaitu kesatuan wilayah, kesatuan bangsa,xXkesatuan ekonomi, kesatuansbudaya, dan kesatuan pertahanan. Dengan kelima aspek yang telah terintegrasi tersebut nantinya diharapkan secara bersama-sama dapat memberikan dan memperjelas pemahaman mengenai wawasan nusantara lebih lanjut lagi dengan melihat semua aspek tersebut sehingga memperkokoh rasa persatuan dan rasa cinta tanah air. Sementara secara ekstern nilai integrasi diupayakan dengan turut serta mewujudkan ketertiban dunia yang berdasarkan perdamaian abadi dan keadilan sosial. Indonesia adalah bangsa dengan masyarakat yang multikultural dan majemuk. Masyarakat multikultural adalah suatu masyarakat yang hidup dalam suatu tempat denganxberbagaiikebudayaaniyang berbeda. Masyarakat multikultural biasanya menganut paham multikulturalisme, yaitu anggapan bahwa setiap budaya memiliki kedudukan yang sama derajatnya dan kelebihannya tersendiri tanpa menganggap rendah selain budayanya sendiri. Bangsa IndonesiaIdalam membina dan membangun atau menyelenggarakan kehidupan berbangsa dan bernegara selalu mengutamakan persatuan danXkesatuan. Gagasan untuk menjamin persatuan dan kesatuanx dalam kebhinekaan tersebut merupakan caraipandangibangsa Indonesia tentang identitas diri dan lingkungannya yang dikenal dengan istilahXWawasan Kebangsaan atau Wawasan Nasional Indonesia dan dinamakan Wawasan Nusantara. Wawasan nusantara yang merupakan pedoman jiwa nasionalisme ini memiliki dua tujuanxutama, yaituxtujuan nasional dan tujuan ke dalam. Berdasarkan Pembukaan Iuud 1945, wawasan nusantara memiliki tujuaninasional untukimelindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darahxxIndonesia. Dan untuk mewujudkan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan perdamaian abadi dan keadilan sosial. Sementara tujuan ke dalam memiliki tujuan untuk mewujudkan kesatuan segenap aspek kehidupan baik alamiah maupun sosial. Indonesia menjunjung tinggi kepentingan masyarakat, kepentingan kawasan untuk menyelenggarakan dan membina kesejahteraan, kedamaian dan budi luhur serta martabat seluruh manusiaidiidunia. Adapun faktorxyang memengaruhi wawasan nusantara diantaranya adalah faktor wilayah yang meliputi asas kepulauan, kepulauan Indonesia, konsep tentang wilayah lautan dan karakteristik wilayah nusantara. FaktorXyangXkedua adalah faktor geologi danXgeostrategi. Geopolitik menjelaskan dasar pertimbangan dalam menentukan alternatif kebijakan nasional untuk mewujudkan tujuan tertentu. Sedangkan ,geostrategi adalah politik dalam pelaksanaan, yaitu bagaimanaxmencapai tujuan atau sasaran yang ditetapkan sesuai dengan kebutuhan politik. Kemudian, faktor ketiga yang memengaruhi wawasan nusantara adalah faktor perkembangan wilayah Indonesia dan dasar hukumnya. Filsuf Prancis,Xernest Renan, memberi pernyataan bahwa nasionalisme adalah suatu kesadaran untukXbersatu tanpa adanya dorongan atau paksaan yang dituntut oleh obsesi untuk mewujudkan kepentingan yangxluhur, yang pada akhirnya menciptakanxsebuahXidentitas nasionnal atau identitas sebuah bangsa. John Stuart Millxxdalam Hosbawn, 1992 seorang ahli tata negara, merumuskan bangsa sebagai keinginan dari anggota anggotaxnasionalitasXuntuk berada di bawah pemerintahan yang sama dan pemerintahan yangXXdidirikanxxitu hendaklah berasal dari mereka sendiri atau sebagian dari mereka secara eksklusif. Dalam KamusXBesar Bahasa IndonesiaDepdikbud,1997, Nasionalisme didefinisikan sebagai kesadaranx keanggotaan dalam suatu bangsa yang secara potensial atau aktual secara bersama-sama untuk mencapai, mempertahankan, dan mengabadikan identitas, integritas, kemakmuran, dan kekuatan bangsa itu, yakni semangat kebangsaan. 63 BerbagaiXpengertian nasionalisme yang diungkapkan oleh para-ahli yang pada intinya mengarah pada suatu konsep mengenai jatiXdiri kebangsaan yang memiliki fungsi dalam penetapan identitas individu di antara seluruh masyarakat dunia. Nasionalisme Indonesia menggambarkan ikatanxxbudaya yang menyatukan dan mengikat rakyat Indonesia yang majemuk menjadi satu0bangsa0dalam ikatan-negara-bangsa. Jiwa nasionalisme akan tumbuh danxberkembang di suatu lingkungan masyarakat itu berada terlebih jika ada ancaman yang dianggap dapat menganggu dan mengancamXdirinya. Jiwaxnasionalisme ini mulai hadir saat manusia hidup secara bersama-sama yang mendiami suatuxdaerah dan wilayahxtertentu dan hidup secara tidak nomaden. Kemudian ketika ada ancaman yang berasal dari luar yang dirasa membahayakan mereka lalu mulai tumbuhlah semangat nasionalisme itu yang dilakukan untuk mempertahankan diri dari segala ancaman marabahaya. Untuk menjunjung tinggi jiwa nasionalisme Indonesia, wawasan nusantara dapat diimplementasikan ke dalam kehidupan sehari-hari oleh setiap warga negara dengan menjadikan Panacasila sebagai pedoman hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Hal itu dapat dicerminkan seperti dengan nilai religius, kekeluargaan atau kekerabatan, bersikap saling menghargai dan saling toleransi dengan semua orang tanpa pandang bulu. Di samping itu, wawasan nusantara juga dapat diimplementasikan dengan membela bangsa Indonesia, mengenalkan dan membawa citra yang baik bangsa Indonesia ke dunia luar, dan selalu mementingkan kepentingan umum terlebih dahulu di atas kepentingan pribadi atau golongan tertentu. Wawasan nusantara memiliki fungsi sebagai pedoman, motivasi, dan dorongan dalam menentukan segala keputusan, kebijaksanaan, tindakan dan perbuatan bagi para penyelenggara negara di tingkat pusat dan daerah maupun bagi seluruh rakyat Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Wawasan nusantara memiliki tujuan untuk dapat mewujudkan jiwa nasionalisme yang tinggi di segala bidang kehidupan masyarakat Indonesia yang mengutamakan kepentingan nasional daripada kepentingan pribadi atau golongan tertentu. Pendidikan merupakan salah satu faktor penting dalamxxmenentukan kemajuan suatu bangsa karena melalui pendidikan dapat membuat masyarakat atau warga negara menjadi berpikir lebih maju dan kritis, bermoral, dan mampu untuk berkompetisi dengan negara lain Najicha, 2017. Pada hakikatnya wawasanxxnusantara adalah keutuhan nusantara, dalam pengertian cara pandangXyangXselalu utuh dan bersifat menyeluruh dalamxlingkupinusantara demi kepentingan nasional. Hal tersebut mengimpilkasikan bahwa setiap warga negaraXXharusXXberpikir,Xbersikap, dan bertindakisecara utuh dan menyeluruhidemi kepentinganibangsa dan negara. KESIMPULAN WawasanXXnusantara merupakan sudut pandang suatu bangsa mengenai diri dan lingkungannya yang dijabarkanXdari dasarxfalsafah dan sejarahibangsa itu sesuai denganXkondisi keberadaan danXkondisi geografixnegaranyaiuntuk mencapai tujuan atau cita-cita nasionalnya. Faktor-faktor yang memengaruhi memudarnya pemahaman wawasan nusantara dan rasa nasionalisme adalahidisebabkan baik faktor internal maupun faktor eksternal dimana nasionalisme ini menurunxkarena adanya beberapa faktor yang menghambat untuk mewujudkan nasionalisme diantaranya karena penyelenggara negara dan masyarakat kurang memahami apa itu konsep kedaulatan negara kita sebagai negaraX kepulauan, adanya budaya egosentrisme, etnonasionalisme, dan pemahaman konsep untuk mengimpelementasikan otonomixxdaerah yang sempit yang memunculkanXsikap etnosentrisme pada masyarakat lokal. Penerapan ke masyarakat mengenai wawasan nusantara dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara dapat dilakukan baik melaluiXpendidikan formal maupun pendidikan nonformal dengan mengenalkan 64 keberadaan negara kita sebagai Negara Kepulauan yang berdaulat sehingga kita sebagai masyarakat bangsa Indonesia dapat menghadapi ancamanXdanxtantangan yangxdatang baik dari dalam maupun dari luar. DAFTAR PUSTAKA Abdulgani, R. 1995. Pemantapan Jiwa Nasionalisme dan Abad ke XXI Menghadapi Era Globalisasi, termuat dalam Siswono Yudohusodo, dkk., Nasionalisme dalam Era Globalisasi. Yayasan Widya Patria. Depdikbud. 1997. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Kirschenbaum. 1995. 100 Ways to Enhance Values and Morality in Schools and Youth Settings. Allys & Bacon. Lukum, R. 2005. Upaya Peningkatan Pemahaman Wawasan Nusantara Sebagai Sarana dalam Meningkatkan Semangat Nasionalisme Bagi Warga Negara Indonesia. Repository Universitas Negeri Gorontalo. Puskur. 2010. Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa. PUSKUR. Setiawan, D., & Setiawan, F. 2014. Pendidikan Karakter dalam Perspektif Kewarganegaraa Larispa ed.. Suyatno. 2009. Urgensi Pendidikan Karakter. Depdiknas. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. 2013. Substansi Materi Pendidikan Kewarganegaraan. Kementerian P dan K Dirjen Dikti. Ketetapan MPR Tahun 1993 dan 1998. Ketetapan MPR Tahun 1993 dan 1998 tentang GBHN. Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2003. 2003. Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Bab 1 Ketentuan Umum Pasal 1 Ayat 2. UU RI No. 12 Tahun 2012. 2012. UU RI No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Najicha, F. U. 2017. Aku Generasi Unggul Masa Depan, Generasi Muda Harapan Bangsa. diakses 13 Juni 2021. ... Wawasan nusantara merupakan sudut pandang suatu bangsa mengenai diri dan lingkungannya yang dijabarkan dari dasar falsafah dan sejarah bangsa itu sesuai dengan kondisi keberadaan dan kondisi geografi negaranya untuk mencapai tujuan atau cita-cita nasionalnya Ratih & Najicha, 2021. Berdasarkan Ketetapan MPR Tahun 1993 dan 1998 tentang GBHN menyatakan bahwa Wawasan Nusantara merupakan wawasan nasional yang bersumber pada Pancasila dan berdasarkan UUD 1945 adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dalam menyelenggarakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara untuk mencapai tujuan bangsa. ...... Wawasan nusantara memiliki fungsi sebagai pedoman, motivasi, dan dorongan dalam menentukan segala keputusan, kebijaksanaan, tindakan dan perbuatan bagi para penyelenggara negara di tingkat pusat dan daerah maupun bagi seluruh rakyat Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Wawasan nusantara memiliki tujuan untuk dapat mewujudkan jiwa nasionalisme yang tinggi di segala bidang kehidupan masyarakat Indonesia yang mengutamakan kepentingan nasional daripada kepentingan pribadi atau golongan tertentu Ratih & Najicha, 2021. Untuk menjunjung tinggi jiwa nasionalisme Indonesia, wawasan nusantara dapat diimplementasikan ke dalam kehidupan sehari-hari oleh setiap warga negara dengan menjadikan Panacasila sebagai pedoman hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. ...... Hal itu dapat dicerminkan seperti dengan nilai religius, kekeluargaan atau kekerabatan, bersikap saling menghargai dan saling toleransi dengan semua orang tanpa pandang bulu. Di samping itu, wawasan nusantara juga dapat diimplementasikan dengan membela bangsa Indonesia, mengenalkan dan membawa citra yang baik bangsa Indonesia ke dunia luar, dan selalu mementingkan kepentingan umum terlebih dahulu di atas kepentingan pribadi atau golongan tertentu Ratih & Najicha, 2021. ...... Kecenderungan kehidupan masyarakat yang mengarah ke hal negatif seperti degradasi moral merupakan salah satu dampak dari globalisasi Wibowo, Kesya Afgrinadika Najicha, 2022. Pendapat lain juga mengatakan bahwa Tantangan dan ancaman yang datang dari bangsa luar pun tidak kalah dengan tantangan dan ancaman yang berasal dari bangsa sendiri, terutama dengan adanya tantangan globalisasi yang dapat menyebabkan semakin meluasnya sistem demokrasixliberal yang terjadi pada berbagaix sendi kehidupanxbaik di bidang ekonomi, politik, sosial-budaya, dan juga keamanan dan pertahanan yang dapat menghadirkan krisis multi-dimensional Ratih & Najicha, 2021. Peran dari Pendidikan Kewarganegaraan atau dalam menghadapi era yang sudah-sudah menunjukan seberapa pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan itu sendiri. ...Di era perkembangan zaman yang tidak terkendali berbagai persoalan bermuncul dari berbagai segi kehidupan. Tak terkecuali pada bidang persatuan dan kesatuan bangsa. Dengan adanya hal tersebut berbagai upaya harus dilakukan guna meningkatkan relevansi Pancasila sebagai landasan wawasan kebangsaan dan juga jati diri bangsa Indonesia yang harus terimplementasi dalam berbagai hal khususnya dalam bidang persatuan dan kesatuan bangsa. Hal tersebut dikarenakan Pancasila telah disepakati sebagai sumber dari segala sumber hukum yang pada akhirnya akan menciptakan asumsi bahwa Pancasila merupakan hukum yang sempurna yang dapat mencakup berbagai aspek Pratama & Najicha, 2022. Dalam kaitannya dengan kemajuan perkembangan zaman, keberadaan Pancasila sangat erat kaitannya dengan globalisasai karena dua hal tersebut merupakan hal yang saling berkesinambungan. Semakin berkembangnya zaman, tatanan hidup dunia mengalami perubahan yang secara langsung juga mempengaruhi tatanan hidup suatu negara. Dampak yang terjadi sangatlah besar terhadap berbagai aspek kehidupan manusia di semua lapisan masyarakat. Kecenderungan kehidupan masyarakat yang mengarah ke hal negatif seperti degradasi moral merupakan salah satu dampak dari globalisasi Wibowo, Kesya Afgrinadika Najicha, 2022. Pendapat lain juga mengatakan bahwa Tantangan dan ancaman yang datang dari bangsa luar pun tidak kalah dengan tantangan dan ancaman yang berasal dari bangsa sendiri, terutama dengan adanya tantangan globalisasi yang dapat menyebabkan semakin meluasnya sistem demokrasixliberal yang terjadi pada berbagaix sendi kehidupanxbaik di bidang ekonomi, politik, sosial-budaya, dan juga keamanan dan pertahanan yang dapat menghadirkan krisis multi-dimensional Ratih & Najicha, 2021. Peran dari Pendidikan Kewarganegaraan atau dalam menghadapi era yang sudah-sudah menunjukan seberapa pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan itu sendiri. Banyak penelitian terdahulu yang mengkaji tentang pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan Kirani & Najicha, 2022. Keberadaan Pancasila telah menjadi norma dasar yang secara tidak langsung juga telah mendasari berbagai norma positif yang ada di Indonesia. Norma sebagai bagian dari nilai-nilai Pancasila pada dasarnya merupakan kebudayaan yang terbentuk dari adanya interaksi antara manusia pada kelompok tertentu yang pada akhirnya akan... Kecenderungan kehidupan masyarakat yang mengarah ke hal negatif seperti degradasi moral merupakan salah satu dampak dari globalisasi Wibowo, Kesya Afgrinadika Najicha, 2022. Pendapat lain juga mengatakan bahwa Tantangan dan ancaman yang datang dari bangsa luar pun tidak kalah dengan tantangan dan ancaman yang berasal dari bangsa sendiri, terutama dengan adanya tantangan globalisasi yang dapat menyebabkan semakin meluasnya sistem demokrasixliberal yang terjadi pada berbagaix sendi kehidupanxbaik di bidang ekonomi, politik, sosial-budaya, dan juga keamanan dan pertahanan yang dapat menghadirkan krisis multi-dimensional Ratih & Najicha, 2021. Peran dari Pendidikan Kewarganegaraan atau dalam menghadapi era yang sudah-sudah menunjukan seberapa pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan itu sendiri. ...... Pancasila juga memiliki peran yang sangat penting dalam kegiatan sehari-hari masyarakat Indonesia Zulfa & Najicha, 2022. Sebagai nilai-nilai kehidupan, Pancasila mengajarkan kepada masyarakat untuk hidup harmonis, saling menghargai, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebaikan Ratih & Najicha, 2021. Selain itu, Pancasila juga memiliki peran dalam hubungan antarmanusia Sari & Najicha, 2022. ...Menjaga nilai-nilai Pancasila, termasuk dalam hal menaati rambu larangan, sangat penting untuk mempertahankan masyarakat yang harmonis dan damai di Indonesia. Nilai-nilai Pancasila yang terdiri dari Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, dan Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia harus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Menaati rambu larangan juga menjadi bagian penting dalam menjaga nilai-nilai Pancasila karena melalui rambu larangan, seseorang belajar menghormati hak dan kewajiban orang lain, serta menghargai keselamatan dan keamanan bersama.... Wawasan Nusantara Ratih & Najicha, 2021, dan peran wawasan nusantara dalam kehidupan berbangsa, yaitu a. Tanggung jawab Untuk mengembangkan rasa tanggung jawab atau penggunaan lingkungan. Peran ini terkait dengan hubungan yang erat dan saling ketergantungan antara negara dan ruang kehidupannya. ...Silfhani Elisabet ManurungAbednego PurbaAlfrendo NainggolanSri YunitaThis study seeks to find out how efforts can be made to increase social studies students' understanding and insight about the importance of the archipelago. Students must play a role in supporting the insight of the archipelago and preserving the richness of Indonesian culture in order to realize the ideals of the Indonesian nation. Research is carried out by seeking sources and going directly to the location for a question and answer session through mutual commitment and agreement. The method used in this research is descriptive method and qualitative case. This is where we interviewed directly by asking a number of questions about our group's material. An understanding of the prospects for Indonesian students is of course very important for the life of the nation and state and for the realization of the ideals of the Indonesian nation. Nadira Salim BadriUlfatun FatmaNajichaPancasila memiliki 5 prinsip serta 5 kualitas yang unggul. Prinsip dan kualitas inilah yang dijadikan pedoman hidup berbangsa serta bernegara Indonesia 1. Pancasila, dasar filosofis bangsa Indonesia, mencakup lima prinsip dasar dan lima kualitas luar biasa. Prinsip dan kualitas tersebut menjadi kompas moral dan cahaya penuntun bagi bangsa Indonesia dalam membangun bangsa yang sejahtera dan harmonis. Dalam esai ini, kita akan mengeksplorasi pentingnya Pancasila sebagai prinsip panduan dan kualitas yang membentuk kehidupan individu dan bangsa secara keseluruhan. Pancasila berakar pada lima prinsip penting yang membentuk landasan masyarakat Indonesia. Beberapa diantaranya adalah prinsip religius, kesetaraan, rasa hormat untuk setiap individu, solidaritas dan Proses pengambilan keputusan melalui musyawarah. Selain prinsip-prinsip tersebut, Pancasila mewujudkan lima kualitas yang sangat dihargai dan didorong dalam masyarakat Indonesia. Kualitas-kualitas ini adalah nasionalisme, kemanusiaan, keragaman, demokrasi, dan kesejahteraan. Indonesia adalah bangsa dengan masyarakat yang multikultural dan majemuk 2. Oleh karena itu, Pancasila memiliki peran yang sangat penting untuk mewujudkan pribadi bangsa yang memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi. Dalam masyarakat Indonesia, terdapat beragam suku, agama, bahasa, dan budaya yang hidup berdampingan. Keberagaman ini menjadi salah satu kekayaan yang dimiliki oleh Indonesia dan memberikan kontribusi penting dalam pembentukan identitas nasional. Dalam konteks ini, Pancasila, sebagai dasar negara Indonesia, memiliki peran yang sangat penting untuk mewujudkan pribadi bangsa yang memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi. Salah satu kekuatan Pancasila adalah dalam mengakomodasi keberagaman masyarakat Indonesia. Melalui sila Ketuhanan Yang Maha Esa, Pancasila mengakui keberagaman agama yang ada di Indonesia dan menegaskan bahwa setiap warga negara bebas memeluk agama sesuai dengan keyakinan masing-masing. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai negara yang menjunjung tinggi kebebasan beragama dan menghormati hak asasi manusia. Selain itu, sila Persatuan Indonesia juga memiliki peran penting dalam mewujudkan pribadi bangsa yang memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi. Sila ini menegaskan pentingnya persatuan dan kesatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam konteks masyarakat yang multikultural dan majemuk, persatuan menjadi kunci dalam menghadapi perbedaan dan membangun harmoni antar-etnis, agama, dan DinawatiMuhamad Taufik HidayatThis study analyzed the obstacles, strategies, and results of flag ceremony activities in Indonesian elementary schools. The method used in this study was a systematic literature review. The information used contained an attitude of nationalism. The literature review process was conducted by searching for relevant articles, evaluating them using data extraction, and then comparing the literature results. The database used was Google Scholar. The results of this study indicated that 1 the obstacles in cultivating nationalism are the lack of discipline, order, and mutual respect among people; 2 the strategies used in cultivating nationalism include reminding, guiding, and explaining, as well as involving teachers and students in instilling nationalism; 3 the result of cultivating nationalism in flag ceremony activities is the formation of individuals who are moral and ethical and understand the importance of the activities. The implications of this study were first, teachers must be able to provide understanding and examples related to instilling nationalism; second, students can make habituation through good behaviour to be applied in daily life. This study revealed the inculcation of nationalism in Indonesian elementary schools OlehNadira Nadira Salim BadriTulisan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman terhadap betapa pentingnya Pancasila sebagai dasar negara, dan bagaimana cara mengimplementasikan Pancasila dalam berkehidupan sehari-hari. Banyak peran dari Pancasila dalam membangun indentitas bangsa Indonesia. Membangun sumber daya manusia yang berkepribadian Pancasila melalui implementasi dari nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Nilai luhur yang perlu dilestarikan demi menyejahterakan seluruh masyarakat Indonesia agar selalu hidup dalam keadaan damai dan tentram. Sebagai tunas bangsa kita perlu untuk melestarikan nilai-nilai Pancasila agar terus ada didalam kehidupan sehari-hari. Implementasi dari nilai Pancasila merupakan upaya untuk membuat Indonesia tetap menjadi satu kesatuan yang bulat agar tidak mudah terserang dari ancaman-acaman luar yang tidak terduga. Jurnal ini berisi tentang implementasi nilai Pancasila dari lingkup yang kecil hingga lingkup yang besar memiliki pengaruh yang kuat dalam pembentukan karakter masyarakat Indonesia. Jurnal ini ditulis dengan metode kualitatif dengan mengumpulkan sumber fakta dari beberapa literatur dan dokumen yang terkait dengan pembahasan dalam jurnal ini. Kata kunci Nilai, implementasi, PancasilaWaal Mukhayun MukriWaspiah WaspiahThe Archipelagic Insight is one of the important things, not only in strengthening the national character but also in positioning various problems in the eyes of nationalism and Indonesianness. This study aims to analyze the role of archipelago insight in solving various national cultural conflicts. The method used in this study is a literature study, in which the author examines various theories and research results related to the archipelago's insight as a means of solving problems of national cultural conflict. This study finds and emphasizes that with the diversity of ethnicity, race, religion, belief and culture in Indonesia, various potential conflicts always arise. The heterogeneous character of the Indonesian nation becomes a conflict related to culture which is very likely to occur. In addition, in this study, the archipelago insight is considered capable of resolving various potential conflicts, including cultural conflicts, whether through the Pancasila philosophy approach, regional, socio-cultural, or historical Jiwa Nasionalisme dan Abad ke XXI Menghadapi Era Globalisasi, termuat dalam Siswono Yudohusodo, dkk., Nasionalisme dalam Era GlobalisasiR AbdulganiAbdulgani, R. 1995. Pemantapan Jiwa Nasionalisme dan Abad ke XXI Menghadapi Era Globalisasi, termuat dalam Siswono Yudohusodo, dkk., Nasionalisme dalam Era Globalisasi. Yayasan Widya Besar Bahasa IndonesiaDepdikbudDepdikbud. 1997. Kamus Besar Bahasa Ways to Enhance Values and Morality in Schools and Youth SettingsKirschenbaumKirschenbaum. 1995. 100 Ways to Enhance Values and Morality in Schools and Youth Settings. Allys & Peningkatan Pemahaman Wawasan Nusantara Sebagai Sarana dalam Meningkatkan Semangat Nasionalisme Bagi Warga Negara Indonesia. Repository Universitas Negeri GorontaloR LukumLukum, R. 2005. Upaya Peningkatan Pemahaman Wawasan Nusantara Sebagai Sarana dalam Meningkatkan Semangat Nasionalisme Bagi Warga Negara Indonesia. Repository Universitas Negeri Budaya dan Karakter BangsaPuskurPuskur. 2010. Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa. Pendidikan Karakter. DepdiknasSuyatnoSuyatno. 2009. Urgensi Pendidikan Karakter. Materi Pendidikan KewarganegaraanKementerian P Dan K DirjenDiktiKementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. 2013. Substansi Materi Pendidikan Kewarganegaraan. Kementerian P dan K Dirjen MPR Tahun 1993 dan 1998 tentang GBHNKetetapan Mpr TahunKetetapan MPR Tahun 1993 dan 1998. Ketetapan MPR Tahun 1993 dan 1998 tentang Generasi Unggul Masa DepanF U NajichaNajicha, F. U. 2017. Aku Generasi Unggul Masa Depan, Generasi Muda Harapan Bangsa.
This study seeks to find out how efforts can be made to increase social studies students' understanding and insight about the importance of the archipelago. Students must play a role in supporting the insight of the archipelago and preserving the richness of Indonesian culture in order to realize the ideals of the Indonesian nation. Research is carried out by seeking sources and going directly to the location for a question and answer session through mutual commitment and agreement. The method used in this research is descriptive method and qualitative case. This is where we interviewed directly by asking a number of questions about our group's material. An understanding of the prospects for Indonesian students is of course very important for the life of the nation and state and for the realization of the ideals of the Indonesian nation. Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for free Upaya Peningkatan Pemahaman dan Pentingnya Wawasan Nusantara Bagi Mahasiswa Ilmu Sosial 1462 Volume 2 No. 08 Desember 2022 1462-1468 e-ISSN 2798-5210 p-ISSN 2798-5652 Upaya Peningkatan Pemahaman dan Pentingnya Wawasan Nusantara Bagi Mahasiswa Ilmu Sosial Efforts to Increase Understanding and Importance of Archipelago Insight for Social Science Students 1 Abednego Purba, 2 Alfrendo Nainggolan, 3 Frisca Devina D. Simanjuntak, 4 Putri Rahmadani, 5 Selviyana Sari, 6* Silfhani Elisabet Manurung, 7 Sri Yunita 1,2,3,4,5,6,7 Universitas Negeri Medan, Indonesia *Email 1 abednegopurba100 2 alfrendonainggolan 3 friscasimanjuntak007 4 putrrirahmadani 5 selviynasari 6* silfanielisabet22 7 *Correspondence Silfhani Elisabet Manurung DOI Histori Artikel ABSTRAK Kajian ini berupaya untuk mengetahui bagaimana upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan wawasan mahasiswa Ilmu Sosial tentang pentingnya nusantara. Mahasiswa harus ikut berperan mendukung wawasan nusantara dan melestarikan kekayaan budaya Indonesia guna mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia. Riset dilakukan dengan mencari narasumber dan terjun langsung ke lokasi untuk sesi tanya jawab melalui komitmen dan kesepakatan bersama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan kasus kualitatif. Disinilah kami mewawancarai langsung dengan memberikan beberapa pertanyaan seputar materi kelompok kami. Pemahaman tentang prospek mahasiswa nusantara tentunya sangat penting bagi kehidupan berbangsa dan bernegara serta bagi terwujudnya cita-cita bangsa Indonesia. Kata kunci Upaya Peningkatan; Pemahaman Wawasan; Mahasiswa; Cita-Cita Bangsa Indonesia ABSTRACT This study seeks to find out how efforts can be made to increase social studies students' understanding and insight about the importance of the archipelago. Students must play a role in supporting the insight of the archipelago and preserving the richness of Indonesian culture in order to realize the ideals of the Indonesian nation. Research is carried out by seeking sources and going directly to the location for a question and answer session through mutual commitment and agreement. The method used in this research is descriptive method and qualitative case. This is where we interviewed directly by asking a number of questions about our group's material. An understanding of the prospects for Indonesian students is of course very important for the life of the nation and state and for the realization of the ideals of the Indonesian nation. Keywords Improvement Efforts; Understanding Insights; Students; Aspirations of the Indonesian Nation 1 Abednego Purba, 2 Alfrendo Nainggolan, 3 Frisca Devina D. Simanjuntak, 4 Putri Rahmadani, 5 Selviyana Sari, 6* Silfhani Elisabet Manurung, 7 Sri Yunita Efforts to Increase Understanding and Importance of Archipelago Insight for Social Science Students 1463 COMSERVA Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - Vol. 2 08 Desember 2022 - 1462-1468 PENDAHULUAN Wawasan mahasiswa tentang nasionalisme nusantara dapat mengakselerasi aspirasi kebangsaan dengan membangun kohesi sosial Wiharyanto, 2016. Menjadi mahasiswa itu sendiri memiliki peran aktif sebagai pemuda termasuk menjadi kekuatan moral Al-Hamid, 2019. Dalam peran ini, siswa mengembangkan aspek etika dan moral perilaku dalam semua aspek kehidupan remaja. Kemudian mahasiswa juga berperan dalam kontrol sosial, dan diharapkan mahasiswa dapat membangkitkan sikap kritis terhadap lingkungan dan penegakan hukum. Peran terakhir mahasiswa dalam kehidupan bermasyarakat adalah sebagai agen perubahan Setyoko & Satria, 2020, yang menuntut mahasiswa memiliki sikap kepemimpinan dan kepedulian yang tinggi dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan perkembangan teknologi yang menjadi tren di setiap penjuru dunia, banyak orang yang semakin melupakan identitasnya Amandasari, 2022. Masuknya arus globalisasi telah menyebabkan penuaan wawasan kebangsaan, yang merupakan aset tersendiri bagi suatu negara. Laju akses media online menarik karena teknologi mempermudah pencarian informasi, membuat orang semakin penasaran dengan topik hangat di luar rumah masing-masing. Fenomena yang menduduki puncak daftar mesin pencari informasi adalah budaya kebarat-baratan. Dan Indonesia sendiri memiliki ribuan cerita yang perlu digali oleh masyarakat dari berbagai lapisan masyarakat yang disebut “wawasan nusantara”. Wilayah Indonesia terbentang dari Sabang sampai Merauke, dan berbagai kekayaan alamnya begitu indah terjaga. Generasi bangsa harus bangga dengan tanah air tercinta dan harus mempertahankannya untuk generasi mendatang. Wawasan nusantara merupakan hal yang mendesak bagi kelangsungan hidup bangsa Darmadi, 2020. Maraknya budaya asing yang masuk ke Indonesia mengancam akan memudarnya minat lokal di tanah air. Tidak hanya itu, UUD 1945 dan ideologi negara Pancasila sama-sama memuat susunan tatanan kelembagaan yang sistematis, bisa dibayangkan jika masyarakat semakin mengagumi budaya asing, sehingga lupa mempertahankan budayanya sendiri. Wawasan nusantara sendiri meliputi faktor geografis, geopolitik, geostrategis serta faktor sejarah dan yuridis. Mahasiswa diharapkan dapat menjadi teladan bagi masyarakat luas sebagai intelektual yang berwawasan kritis. Siswa dapat berinovasi dengan apa yang telah mereka pelajari untuk meningkatkan minat generasi muda untuk lebih memahami nusantara. Mahasiswa sebagai individu terpelajar diyakini mampu membuat perbedaan melalui kerjasama antara budaya lokal dan eksternal Widodo, 2021. Kolaborasi ini dapat berupa peningkatan budaya lokal dengan model modern seperti budaya batik. Batik yang sebelumnya sederhana dalam desain dan dipakai dalam acara-acara tertentu, dapat diinovasi melalui kreativitas mahasiswa desain agar lebih menarik dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari. Dengan semakin banyaknya pakaian batik yang diproduksi secara otomatis, para perajin batik dari seluruh Indonesia akan kebanjiran pesanan kain batik yang mereka produksi. Modernisasi bukanlah alasan peralihan untuk meminggirkan budaya sendiri. Justru di era perkembangan teknologi, promosi budaya sendiri ke kancah internasional menjadi jalan utama. Dengan kearifan yang dimiliki mahasiswa, saya berharap mereka dapat membantu masyarakat memperbaiki pola wawasan yang menyimpang Pohan, 2021. Wawasan Nusantara merupakan hal mendasar yang harus ditanamkan dalam kepribadian seorang anak. Selain itu perlu adanya penguatan karakter melalui nilai-nilai yang terkandung dalam 1 Abednego Purba, 2 Alfrendo Nainggolan, 3 Frisca Devina D. Simanjuntak, 4 Putri Rahmadani, 5 Selviyana Sari, 6* Silfhani Elisabet Manurung, 7 Sri Yunita Efforts to Increase Understanding and Importance of Archipelago Insight for Social Science Students 1464 COMSERVA Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - Vol. 2 08 Desember 2022 - 1462-1468 Pancasila sebagai tameng dari arus negatif globalisasi. Mahasiswa diharapkan terus aktif dan kritis membantu generasi muda untuk maju bersama mewujudkan cita-cita bangsa. METODE Penelitian dilakukan dengan cara mencari narasumber dan terjun langsung ke lapangan, berkomitmen dan setuju untuk bertanya dan menjawab materi yang telah disiapkan sebagai media wawancara yang sudah mencantumkan beberapa pertanyaan yang ingin ditanyakan oleh subjek penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif, dan metode penelitian adalah prosedur atau langkah-langkah ilmiah untuk memperoleh data guna kepentingan penelitian. Penelitian deskriptif bertujuan untuk memberikan gambaran data yang sistematis, faktual, dan akurat Rukajat, 2018. Studi kasus adalah di mana desain penelitian bertujuan untuk menggali konteks situasi yang dihadapi dan interaksi lingkungan subjek. Metode kualitatif lebih menekankan pada mengamati fenomena dan mengkaji substansi makna dari fenomena tersebut. Analisis dan ketajaman penelitian kualitatif sangat dipengaruhi oleh kekuatan kata dan kalimat yang digunakan. Menurut Wijaya, 2020, tujuan penelitian yang memilih menggunakan metode kualitatif adalah untuk memahami bagaimana sebuah komunitas atau individu mempersepsikan isu-isu tertentu. Dalam hal ini, bagi seorang peneliti yang menggunakan metode kualitatif, sangat penting untuk menjamin kualitas proses penelitian karena peneliti akan menginterpretasikan data yang dikumpulkannya. Metode kualitatif membantu memberikan deskripsi fenomena yang kaya. Kualitatif mendorong pemahaman tentang substansi peristiwa. Oleh karena itu, penelitian kualitatif tidak hanya untuk memuaskan keinginan peneliti untuk mendapatkan gambaran/penjelasan, tetapi juga membantu untuk mendapatkan penjelasan yang lebih mendalam. Metode pengumpulan data dalam penelitian kualitatif adalah observasi, analisis visual, penelitian literatur, dan wawancara individu atau kelompok. Menggunakan metode kualitatif dalam penelitian memungkinkan studi fenomena yang lebih komprehensif. Penelitian kualitatif dimulai dengan ide yang diungkapkan oleh pertanyaan penelitian. Pertanyaan penelitian akan menentukan metode pengumpulan dan analisis data. HASIL DAN PEMBAHASAN Mempelajari Tentang Wawasan Nusantara Wawasan Nusantara adalah pandangan bangsa terhadap diri sendiri dan lingkungannya Annisa & Najicha, 2021, yang ditujukan untuk menjaga persatuan dan kesatuan, serta keutuhan bangsa Indonesia. Dengan memahami prospek nusantara, bangsa Indonesia akan semakin kuat, semakin dikenal dunia, dan mampu menghadapi ancaman dari luar. Oleh karena itu, sangat penting bagi masyarakat untuk mengetahui Wawasan Nusantara, khususnya bagi para pelajar. Istilah Wawasan Nusantara terdiri dari 2 kata yaitu wawasan dan nusantara. Kata wawasan berasal dari kata bahasa Jawa “wawas” yang artinya penglihatan. Dan kata nusantara merupakan gabungan dari kata “tanah air” dan “antara”. Kata “nusa” dalam bahasa Sansekerta berarti pulau atau kepulauan, sedangkan dalam bahasa Latin berasal dari kata “nesos” yang berarti semenanjung atau negeri. Kata "antara" berasal dari bahasa Latin "in" dan "terra", yang berarti antara atau di dalam suatu kelompok, dalam bahasa Sanskerta “antara” dapat diartikan sebagai laut, seberang, atau 1 Abednego Purba, 2 Alfrendo Nainggolan, 3 Frisca Devina D. Simanjuntak, 4 Putri Rahmadani, 5 Selviyana Sari, 6* Silfhani Elisabet Manurung, 7 Sri Yunita Efforts to Increase Understanding and Importance of Archipelago Insight for Social Science Students 1465 COMSERVA Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - Vol. 2 08 Desember 2022 - 1462-1468 pengertian ini, istilah “kepulauan” diartikan sebagai pulau-pulau di antara laut atau negara-negara yang dihubungkan oleh laut. Kemenristekdikti, 2016 212-213 Dalam Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat TAP MPR yang disahkan di Lemhanas tahun 1999, pandangan nusantara diartikan sebagai “persepsi dan sikap masyarakat Indonesia terhadap diri dan mengutamakan persatuan bangsa dan kesatuan daerah dalam menyelenggarakan kehidupan bermasyarakat, bernegara, dan berbangsa untuk mencapai tujuan nasional. Oleh karena itu, secara umum pandangan nusantara dapat diartikan sebagai persepsi dan sikap bangsa Indonesia terhadap diri sendiri dan segala keadaan geografisnya dalam rangka mewujudkan tujuan dan cita-cita bangsa Indonesia. Wawasan Nusantara memuat konsep geopolitik tentang gagasan negara bernegara Pancasila, Negara kesatuan dan negara kepulauan Republik Indonesia. Prakoso & Najicha, 2022 Hakikat Wawasan Nusantara adalah mempersatukan keragaman yang ada dalam negara kesatuan Republik Indonesia. Keberagaman yang ada dapat mempersatukan bangsa Indonesia, namun juga dapat disalahgunakan oleh partai politik tertentu untuk memecah belah bangsa Indonesia. Pengaruh globalisasi membawa tantangan baru terutama di bidang sosial budaya dan pertahanan keamanan. Wawasan Nusantara akan meningkatkan komitmen masyarakatnya untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia Aminullah & Umam, 2020. Visi nusantara berperan penting dalam mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia dan mewujudkan kesamaan pandangan seluruh warga negara Indonesia Ulfah et al., 2021. Wawasan Kepulauan penting untuk sosialisasi dan pemenuhan di masyarakat luas, terutama bagi pelajar yang merupakan generasi penerus bangsa. Oleh karena itu pendidikan kewarganegaraan sangat penting untuk menjadi sarana pemahaman nusantara dan mengembangkan nilai-nilai kebangsaan dan karakter bangsa Ubaidillah, 2019. Pendidikan Kewarganegaraan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya persatuan dan kesatuan NKRI. Peran mahasiswa dalam mendukung wawasan nusantara Peran mahasiswa dalam mendukung wawasan nusantara dalam kancah sosial budaya adalah menjunjung tinggi nilai dan norma yang berlaku di masyarakat. Melindungi kekayaan budaya daerah Indonesia. Menjauhlah dari individualisme yang dibawa oleh globalisasi. Pengembangan dan Pemanfaatan Iptek secara Aktif untuk Kemaslahatan Bersama Peran mahasiswa dalam mendukung wawasan nusantara dalam bidang sosial budaya adalah menjaga hubungan baik antar manusia, menjadi manusia yang memiliki semangat solidaritas dan saling toleransi yang tinggi. Peran siswa adalah memulai dari diri mereka sendiri dan kemudian memperkenalkan mereka dengan lingkungan mereka, Lestarikan budaya yang ada. Mahasiswa harus menjadi motor penggerak dalam upaya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hilangnya wawasan akan arti dan hakikat bangsa Indonesia akan menimbulkan arah dan perpecahan. Arti penting dari pandangan nusantara adalah untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik dan harmonis bagi setiap orang Indonesia dan mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia bersama. Pentingnya mensosialisasikan pemahaman tentang visi nusantara agar setiap warga negara Indonesia dapat berpartisipasi dalam mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia. 1 Abednego Purba, 2 Alfrendo Nainggolan, 3 Frisca Devina D. Simanjuntak, 4 Putri Rahmadani, 5 Selviyana Sari, 6* Silfhani Elisabet Manurung, 7 Sri Yunita Efforts to Increase Understanding and Importance of Archipelago Insight for Social Science Students 1466 COMSERVA Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - Vol. 2 08 Desember 2022 - 1462-1468 Upaya Memahami Wawasan Nusantara Cara meningkatkan rasa solidaritas dan persatuan melalui wawasan nusantara antara lain meningkatkan semangat kekeluargaan, gotong royong dan musyawarah. Meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia dalam segala aspek kehidupan. Terus tingkatkan kesadaran akan wawasan nusantara. Pemerintah dan masyarakat dapat berupaya memahami keberadaan Indonesia sebagai negara kepulauan yang batas-batas wilayahnya tertuang dalam Deklarasi Djuanda, yang menyatukan wilayah maritim Indonesia dengan tidak lagi memberikan ruang laut internasional antar pulau-pulau Indonesia. Dengan mengenal laut, setiap warga negara Indonesia mengembangkan jiwa nasionalisme, cinta dan mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Adanya kebutuhan mendesak akan keterlibatan masyarakat untuk menjaga keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan melakukan kegiatan yang tidak mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pelembagaan wawasan nusantara dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dapat dilakukan melalui pendidikan, yang terbagi dalam pendidikan formal dan non formal. Pentingnya meningkatkan pemahaman wawasan nusantara. Dorongan, serta penetapan rambu-rambu bagi segala kebijakan, keputusan, tindakan, dan tindakan dalam kehidupan bermasyarakat, bernegara, dan berbangsa bagi penyelenggara negara di pusat dan di daerah serta bagi seluruh rakyat Indonesia. Untuk menjaga persatuan dan kesatuan keanekaragaman suku bangsa, ras, bahasa, agama dan adat istiadat, diperlukan pemahaman tentang wawasan nusantara. Visi nusantara adalah visi negara terhadap diri sendiri dan lingkungannya, dengan tujuan menjaga persatuan dan kesatuan, serta keutuhan bangsa Indonesia. Dengan cara ini kita mencintai negara kita agar budaya yang dimiliki nusantara tidak dimiliki oleh negara lain. Perlunya peningkatan pemahaman bahwa dengan menata kehidupan sehingga persatuan dan kesatuan bangsa, serta keutuhan wilayah menjadi prioritas, mengubah persepsi bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya, yang memiliki keragaman dan nilai strategis, Kehidupan bermasyarakat, bernegara, dan bernegara untuk mencapai tujuan nasional. Wawasan Nusantara berperan dalam membimbing masyarakat Indonesia untuk mengatur kehidupannya dan menjadi simbol perjuangan kemerdekaan. Pentingnya wawasan nusantara bagi bangsa Indonesia sebagai pedoman, motivasi, dorongan dan rambu-rambu yang menentukan segala kebijakan, keputusan, tindakan dan tindakan penyelenggara negara di pusat dan daerah, serta seluruh rakyat Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara bangsa. Nilai wawasan kebangsaan yang diwujudkan dalam persatuan dan kesatuan bangsa memiliki enam dimensi dasar dan fundamental manusia yaitu a. Penghargaan terhadap harkat dan martabat manusia sebagai ciptaan Tuhan Yang Maha Esa b. Tekad bersama untuk hidup berbangsa dalam kemerdekaan, kemerdekaan dan persatuan c. Cinta tanah air dan air d. Solidaritas sosial e. Masyarakat adil dan makmur f. Demokrasi atau kedaulatan rakyat. Peran Wawasan Nusantara Dalam Kehidupan Nasional Wawasan Nusantara Ratih & Najicha, 2021, dan peran wawasan nusantara dalam kehidupan berbangsa, yaitu a. Tanggung jawab 1 Abednego Purba, 2 Alfrendo Nainggolan, 3 Frisca Devina D. Simanjuntak, 4 Putri Rahmadani, 5 Selviyana Sari, 6* Silfhani Elisabet Manurung, 7 Sri Yunita Efforts to Increase Understanding and Importance of Archipelago Insight for Social Science Students 1467 COMSERVA Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - Vol. 2 08 Desember 2022 - 1462-1468 Untuk mengembangkan rasa tanggung jawab atau penggunaan lingkungan. Peran ini terkait dengan hubungan yang erat dan saling ketergantungan antara negara dan ruang kehidupannya. Jadi, Anda harus bertanggung jawab atas lingkungan yang Anda gunakan. Jika tidak, akan menimbulkan kerusakan lingkungan dan pada akhirnya merugikan negara itu sendiri. b. Menjunjung tinggi kekuatan Hal itu untuk menjaga kepentingan nasional. Kepentingan nasional menjadi dasar hubungan antar negara. Jika kepentingan nasional suatu negara bertepatan dengan kepentingan negara lain, mudah bagi kedua negara untuk menjalin hubungan persahabatan. tetap bersatu dan bersatu. c. Mewujudkan dan memelihara kerukunan dan persatuan kerukunan dan persatuan, dan seluruh aspek kehidupan bangsa. SIMPULAN Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian yang telah dijelaskan, dapat ditarik kesimpulan bahwa wawasan nusantara adalah pandangan bangsa terhadap diri dan lingkungannya, yang dirancang untuk menjaga keutuhan Bangsa Indonesia. Dengan memahami prospek nusantara, bangsa Indonesia akan semakin kuat, semakin dikenal dunia, dan mampu menghadapi ancaman dari luar. Oleh karena itu, sangat penting bagi masyarakat untuk mengetahui Wawasan Nusantara, khususnya bagi para pelajar. Visi Nusantara berperan penting dalam mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia dan mewujudkan visi yang sama bagi seluruh warga negara Indonesia. Hakikat Wawasan Nusantara adalah menyatukan keragaman yang ada dalam negara kesatuan Republik Indonesia. Keberagaman yang ada dapat mempersatukan bangsa Indonesia, namun juga dapat disalahgunakan oleh partai politik tertentu untuk memecah belah bangsa Indonesia. Mahasiswa harus menjadi motor penggerak dalam upaya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hilangnya wawasan akan arti dan hakikat bangsa Indonesia akan menimbulkan arah dan perpecahan. Pentingnya wawasan nusantara untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik dan harmonis bagi semua Rakyat Indonesia, dan terwujudnya cita-cita bangsa Indonesia bersama. Pentingnya mensosialisasikan pemahaman tentang masa depan nusantara agar setiap warga negara Indonesia dapat berpartisipasi dalam mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia. Adapaun cara meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan melalui wawasan nusantara meningkatkan semangat kekeluargaan, gotong royong dan negoisasi. Meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia dalam segala aspek kehidupan. Terus tingkatkan kesadaran akan wawasan tetnik. 1 Abednego Purba, 2 Alfrendo Nainggolan, 3 Frisca Devina D. Simanjuntak, 4 Putri Rahmadani, 5 Selviyana Sari, 6* Silfhani Elisabet Manurung, 7 Sri Yunita Efforts to Increase Understanding and Importance of Archipelago Insight for Social Science Students 1468 COMSERVA Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - Vol. 2 08 Desember 2022 - 1462-1468 DAFTAR PUSTAKA Al-Hamid, R. R. 2019. Moral Politik Gerakan Mahasiswa dalam Perspektif Tinjauan Filosofis Hukum Islam. Al-’Adalah Jurnal Syariah Dan Hukum Islam, 42, 177–193. Amandasari, I. 2022. Religiusitas kaum milenial di era globalisasi dan teknologi studi kasus generasi muda di kota Surabaya. UIN Sunan Ampel Surabaya. Aminullah, R., & Umam, M. 2020. Pancasila sebagai Wawasan Nusantara. Al-Allam. Annisa, H., & Najicha, F. U. 2021. Wawasan Nusantara Dalam Mememcahkan Konflik Kebudayaan Nasional. Jurnal Global Citizen Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan, 102, 40–48. Darmadi, H. 2020. Apa Mengapa Bagaimana Pembelajaran Pendidikan Moral Pancasila Dan Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan PPKn konsep dasar strategi memahami ideologi pancasila dan karakter bangsa. An1mage. Pohan, D. H. 2021. Upaya mahasiswa Prodi BKI mengatasi stres dalam menyusun skripsi di Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi. IAIN Padangsidimpuan. Prakoso, G. B., & Najicha, F. U. 2022. Pentingnya Membangun Rasa Toleransi dan Wawasan Nusantara dalam Bermasyarakat. Jurnal Global Citizen Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan, 111, 67–71. Ratih, L. D., & Najicha, F. U. 2021. Wawasan Nusantara Sebagai Upaya Membangun Rasa Dan Sikap Nasionalisme Warga Negara Sebuah Tinjauan Literatur. Jurnal Global Citizen Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan, 102, 59–64. Rukajat, A. 2018. Pendekatan penelitian kuantitatif quantitative research approach. Deepublish. Setyoko, J., & Satria, M. D. 2020. Gerakan Mahasiswa Sebagai Agen Perubahan Sosial di Kabupaten Bungo. Jurnal Politik Dan Pemerintahan Daerah, 21, 12–24. Ubaidillah, S. 2019. Model Pendidikan Berwawasan Kebangsaan Bagi Anak Usia Dini Sebagai Sarana Integrasi Bangsa. JCE Journal of Childhood Education, 22, 193–221. Ulfah, N., Hidayah, Y., & Trihastuti, M. 2021. Urgensi Etika Demokrasi di Era Global Membangun Etika dalam Mengemukakan Pendapat bagi Masyarakat Akademis Melalui Pendidikan Kewarganegaraan. Jurnal Kewarganegaraan, 52, 329–346. Widodo, H. 2021. Pendidikan holistik berbasis budaya sekolah. UAD PRESS. Wiharyanto, A. K. 2016. Sejarah Pergerakan Nasional Dari Lahirnya Nasionalisme Sampai Masa Pendudukan Jepang. Sanata Dharma University Press. Wijaya, H. 2020. Analisis data kualitatif teori konsep dalam penelitian pendidikan. Sekolah Tinggi Theologia Jaffray. © 2022 by the authors. Submitted for possible open access publication under the terms and conditions of the Creative Commons Attribution CC BY SA license ResearchGate has not been able to resolve any citations for this Bangun PrakosoFatma Ulfatun NajichaIndonesia merupakan negara yang memiliki banyak sekali keberagaman. Keberagaman masyarakat indonesia antara lain suku, budaya, ras, agama, etnis, adat dan golongan. Keberagaman pada suatu negara dapat menjadi pedang bermata ganda yang dapat menguntungkan dan merugikan. Sebagai warga yang tinggal di negara yang memiliki banyak sekali keberagaman, kita sebisa mungkin mengurangi kerugian yang ditimbulkan dari keberagaman yang banyak dengan toleransi. Dalam bacaan ini akan membahas bagaimana keberagaman dapat menimbulkan kerugian karena menyebabkan konflik karena perbedaan. Dalam bacaan ini nanti kita akan mengetahui bahwa toleransi dan wawasan nusantara dapat mencegah konflik karena SetyokoMuhammad Deby SatriaTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gerakan mahasiswa sebagai agen perubahan sosial di Kabupaten Bungo dalam advokasi tuntutan mahasiswa, dan mengetahui hambatan dalam pergerakan mahasiswa sebagai agen perubahan sosial di Kabupaten Bungo pada advokasi tuntutan mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang bersifat dengan studi deskriptif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang bersifat dengan studi deskriptif. Teknik pemilihan informan yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode purposive sampling teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Gerakan mahasiswa sebagai agen perubahan sosial di Kabupaten Bungo dalam advokasi tuntutan mahasiswa dilakukan dengan Pemetaan Isu, Pra Aksi, Aksi, dan Pasca Aksi. Beberapa hambatan dalam pergerakan mahasiswa sebagai agen perubahan sosial di Kabupaten Bungo pada advokasi tuntutan mahasiswa yaitu Kurangnya rasa kesadaran mahasiswa itu sendiri, Globalisasi dan Modernisasi Lilis RatihFatma Ulfatun NajichaTantangan dan ancaman yang dihadapi oleh bangsa Indonesia di zaman sekarang ini setidaknya harus dapat dihadapi dengan pemahaman mengenai wawasan nusantara yang memadai sehingga rasa nasionalisme dapat terwujud dengan baik. Pemahaman mengenai wawasan nusantara menjadi salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk membangun rasa dan sikap nasionalisme warga negara Indonesia sebagai dasar untuk menjaga persatuan Indonesia dan keutuhan NKRI. Tujuan ditulisnya artikel ini adalah untuk mengetahui bagaimana wawasan nusantara sebagai upaya membangun rasa dan sikap nasionalisme warga negara. Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur yang mengulas dan membahas artikel-artikel penelitian sebelumnya mengenai bagaimana wawasan nusantara diperlukan sebagai upaya untuk membangun rasa dan sikap nasionalisme setiap warga negara. Berdasarkan hasil pembahasan menunjukkan bahwa pemahaman wawasan nusantara mempunyai peran yang strategis dalam membangkitkan jiwa nasionalisme terhadap warga negara di tengah-tengah era AnnisaFatma Ulfatun NajichaKonflik antar budaya di Indonesia saat ini masih menjadi problematika yang belum terselesaikan. Indonesia sebagai negara kepualauan melahirkan keragaman ras, suku, dan budaya yang melandasi konsep kebudayaan nasional. Potensi akan konflik kebudayaan tidak dapat kita hindari. Pada dasarnya keterkaitan antara Geopolitik Indonesia, wawasan nusantara, dan kebudayaan nasional sangat erat, akan tetapi masyarakat Indonesia masih belum menyadari hal tersbut. Melalui studi literatur kita mempelajari kembali konsep dasar kewarganegaraan sehingga di dalam kehidupan nyata dapat kita implementasikan sebagai solusi dari adanya fenomena konflik antar budaya di Indonesia. Konflik antar budaya yang terjadi di Indonesia disebabkan oleh banyak hal seiring perubahan zaman, namun apabila kita cermati maka faktor utama dari konflik budaya tersebut adalah rendahnya kesadaran masyarakat sebagai bagian dari kesatuan Bangsa Indonesia untuk mewujudkan cita-cita dan mempertahankan keutuhan Negara Indonesia. Dari hasil studi literatur dapat disimpulkan bahwa suatu bangsa dalam menyelengarakan kehidupannya tidak terlepas dari pengaruh lingkungannya, yang didasarkan atas hubungan yang saling berkaitan antara filosofi bangsa, idiologi, aspirasi, dan cita-cita yang dihadapkan pada kondisi sosial masyarakat, budaya dan tradisi, keadaan alam dan wilayah serta pengalaman Hengki WijayaPenelitian kualitatif merupakan metode-metode untuk mengeksplorasi dan memahami makna yang oleh sejumlah individu atau kelompok orang dianggap berasal dari masalah sosial atau kemanusiaan. Proses penelitian kualitatif ini melibatkan upaya-upaya penting, seperti mengajukan pertanyaan-pertanyaan dan prosedur-prosedur, mengumpulkan data yang spesifik dari para partisipan, menganalisis data secara induktif mulai dari tema-tema khusus ke tema-tema umum, dan menafsirkan makna data. Rizal Al HamidThe dynamics of the student movement is a study that will not be interrupted and very interesting. It is a reality both from a historical perspective and in the context of reality that the dynamics of student movements have provided a phenomenon that continues as if it had no end. However the student movement has colored various political events in Indonesia. This is what sometimes does not bring a productive solution This paper aims to discuss some philosophies of Islamic teachings that can be a reference in the student kaum milenial di era globalisasi dan teknologi studi kasus generasi muda di kota SurabayaI AmandasariAmandasari, I. 2022. Religiusitas kaum milenial di era globalisasi dan teknologi studi kasus generasi muda di kota Surabaya. UIN Sunan Ampel sebagai Wawasan NusantaraR AminullahM UmamAminullah, R., & Umam, M. 2020. Pancasila sebagai Wawasan Nusantara. Mengapa Bagaimana Pembelajaran Pendidikan Moral Pancasila Dan Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan PPKn konsep dasar strategi memahami ideologi pancasila dan karakter bangsaH DarmadiDarmadi, H. 2020. Apa Mengapa Bagaimana Pembelajaran Pendidikan Moral Pancasila Dan Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan PPKn konsep dasar strategi memahami ideologi pancasila dan karakter bangsa. An1mage.
Connection timed out Error code 522 2023-06-16 062558 UTC What happened? The initial connection between Cloudflare's network and the origin web server timed out. As a result, the web page can not be displayed. What can I do? If you're a visitor of this website Please try again in a few minutes. If you're the owner of this website Contact your hosting provider letting them know your web server is not completing requests. An Error 522 means that the request was able to connect to your web server, but that the request didn't finish. The most likely cause is that something on your server is hogging resources. Additional troubleshooting information here. Cloudflare Ray ID 7d80f9c1fc111c9e • Your IP • Performance & security by Cloudflare
pemahaman tinggi terhadap wawasan nusantara dapat menghasilkan sikap